Selamat Datang Di Blog "Dunia Matematika"

Minggu, 02 April 2017

Operasi Hitung II



(4.)       PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN
Urutan langkah pengerjaan :
1.      Perhatikanlah soal cerita yang ada
2.      Ubahlah soal cerita ke dalam operasi soal angka
3.      Hitunglah operasi angka yang ada
4.      Untuk menghitung penjumlahan dan pengurangan pecahan, samakanlah semua penyebut sehingga bisa dilakukan perhitungan
5.      Sederhanakanlah jawaban hasil perhitungan dengan bentuk yang paling sederhana
Contoh
1.      Tinggi sebatang pohon 10,4 m. Pohon tersebut dipangkas 3  m. Setelah beberapa bulan, pohon tersebut tumbuh dan bertambah tinggi m. Tinggi pohon sekarang….m
Jawab :
= 10,4 - 3  +
=   -  +
=
 =  6
Maka, tinggi pohon sekarang 6
Tips
-       Perhatikanlah urutan cara pengerjaan
-       Hitunglah pada kertas coret-coretan secara rapi untuk mengurangi ketidaktelitian

(5.)        PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN
Urutan cara pengerjaan :
(Jika dikerjakan dalam bentuk pecahan)
1.      Jika ada pecahan campuran dalam soal, maka ubahlah pecahan yang ada dengan bentuk pecahan biasa.
2.      Kalikan atau bagilah pecahan biasa-pecahan biasa tersebut.
(Jika dikerjakan dalam bentuk desimal)
1.      Jika ada pecahan campuran dalam soal, maka ubahlah pecahan yang ada dengan bentuk desimal
2.      Kalikan atau bagilah angka-angka desimal tersebut.
Tips :
-       Agar dapat mudah mengerjakan, hitunglah dengan cara mengubahnya menjadi pecahan biasa semua.
-       Jika terdapat pembagian ubahlah menjadi  perkalian dengan cara membalik angka pecahan biasa yang berada dibelakang pembagi tersebut.
(6.)       PERBANDINGAN DAN SKALA
Perbandingan
Untuk mencari jumlah suatu benda jika diketahui perbandingan dan jumlah seluruh banyak benda, maka digunakan rumus sbg berikut :
 x jumlah seluruh benda
Untuk mencari jumlah suatu benda jika diketahui perbandingan dan jumlah selisih, gunakan rumus :
 x jumlah seluruh benda
Skala
Rumus yang dipakai adalah
Skala = 
(7.)       MENGURUTKAN PECAHAN
Ada dua cara untuk mengurutkan deretan angka pecahan, pertama ubah ke dalam bentuk pecahan desimal semua, atau yang kedua ubahlah kedalam bentuk pecahan biasa.
Contoh :
Urutkan pecahan berikut 0,6 ; 1  ; 15% ; 2  dari yang terbesar ke terkecil
Mengubahnya ke dalam bentuk pecahan desimal
0,6 à 0,6                                     (*3)
1  à  à  à  à 1,25       (*2)
15% à  à 0,15              (*4)
2  à  à  à  à 2,2         (*1)
Maka urutan pecahan dari yang terbesar ke 2 ; 1  ; 0,6 ; 15%


sumber : http://sdnbendo.blogspot.co.id/2015/03/rangkuman-rumus-matematika-sd-kelas-1-6.html

0 komentar:

Posting Komentar